Sabtu, 05 November 2011

Inilah Ciri Ciri Pria Sedang Deprsi

| Sabtu, 05 November 2011 | 0 komentar


Inilah Ciri Ciri Pria Sedang Deprsi. Masalah gangguan kesehatan jiwa berupa depresi ternyata banyak dialami orang dewasa. Di Amerika Serikat saja diperkirakan 5 juta orang menderita depresi, sementara di Indonesia angkanya mencapai 11,6 persen atau mencapai satu juta orang.

Depresi klinis, baik pada pria dan wanita, akan menyebabkan rasa sedih berkepanjangan serta kehilangan minat pada aktivitas tertentu. Meski begitu depresi terkadang menimbulkan gejala yang tersamar dan berbeda-beda pada setiap orang.
"Walau gejala yang dikenali untuk mendiagnosa depresi secara garis besar sama, tetapi ada perbedaan gejala pada pasien pria dan wanita," kata Ian A.Cook, MD, profesor psikiatri dari Universitas California, Los Angeles, AS.
Berikut adalah 12 gejala depresi yang kerap muncul pada pria.
1. Kelelahan Orang yang depresi mengalami berbagai perubahan fisik dan emosional. Mereka bisa mengalami kelelahan, kelambatan dalam gerakan fisik dan bicara, atau proses berpikir. Para ahli juga menemukan pria lebih sering dilaporkan menderita kelelahan dan gejala fisik dari depresi dibandingkan wanita.
2. Kesulitan atau terlalu banyak tidur
Gangguan tidur, seperti insomnia, bangun terlalu pagi, atau justru terlalu banyak tidur, merupakan bagian dari gejala depresi. "Sebagian pasien tidur 12 jam setiap hari dan masih merasa kelelahan. Atau ada juga yang terbangun dari tidur setiap dua jam," kata Dr.Cook.
3. Sakit perut atau nyeri punggung
Gangguan kesehatan seperti sembelit, diare, atau pun sakit kepala dan nyeri punggung, sering ditemui pada orang-orang yang menderita depresi. Namun, mereka sering tidak menyadari nyeri kronik tersebut adalah gejala gangguan mental.
4. Gampang marah
Bukannya terlihat sedih, pria yang sedang depresi sering menunjukkan sikap mudah marah. "Jika berbicara tentang komponen emosional, biasanya adalah kesedihan dengan perasaan mudah marah," kata Cook.
5. Sulit berkonsentrasi
Penurunan psikomotor bisa membuat kemampuan pria memproses informasi berkurang. Hal ini tentu mengganggu konsentrasi dan pekerjaan. Menurut Josh Klapow, psikolog klinik, saat depresi kita menjadi lebih lambat dan terus-menerus berpikir negatif sehingga sulit fokus pada satu hal.
6. Sikap bermusuhan
Beberapa pria yang depresi menunjukkan sikap marah, agresif, atau permusuhan, secara nyata. "Pria yang menyadari ada sesuatu yang salah perlu kompensasi dengan menunjukkan bahwa mereka masih kuat atau mampu," katanya.
7. Stres
Penelitian menunjukkan stres dalam jangka panjang akan menyebabkan perubahan baik pada tubuh atau otak, sehingga bisa memicu depresi. Dengan kata lain, merasa stres bisa menjadi indikator memiliki depresi.
8. Kecemasan
Gejala kecemasan memang lebih sering dialami wanita, tetapi pria yang depresi kerap mengalaminya. Malah, lebih mudah bagi mereka untuk mengungkapkan kecemasannya dibanding perasaan sedih.
9. Kecanduan
Kecanduan pada zat tertentu, terutama alkohol, banyak dialami pria yang depresi. "Ini bisa terjadi pada pria dan wanita. Namun memakai narkoba atau alkohol untuk menutupi perasaannya adalah strategi yang banyak dipakai pria," kata Cook.
10. Disfungsi seksual
Depresi adalah alasan umum pada berkurangnya libido atau kegagalan ereksi.
11. Kebimbangan
Adalah wajar jika suatu saat kita merasa bimbang untuk membuat keputusan. Tetapi depresi bisa membuat kemampuan kita dalam memutuskan menjadi lambat. Sayangnya gejala ini sering tidak sadari.
12. Pikiran bunuh diri
Wanita memang lebih sering berpikir bunuh diri, tetapi pria empat kali lebih berhasil saat memutuskan bunuh diri. Alasannya adalah pria cenderung tidak ragu saat memakai senjata, termasuk untuk melukai dirinya. Menurut dokter, pria berusia lanjut adalah kelompok yang paling beresiko melakukan bunuh diri.
sumber : http://health.kompas.com/read/2011/10/28/10590639/12.Tanda.Depresi.pada.Pria


Baca Juga Artikel Yang Berkaitan



0 komentar:

 
© Copyright 2011. All rights reserved powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com
ILMU KIETA | Tempat Sharing Dan Bertukar Ilmu | ILMU KIETA